My Work

Puas

http://www.kaffah.biz/upload/user/islamlah_kamu_secara@kaffah.biz/03-Oct-2013/smile-please.jpg 
Apa sih yang membuatmu puas?
Apakah merasa senang ketika sudah mendapatkan apa yang kita inginkan?. Lantas ketika sudah mendapatkannya merasa sudah tak perlu lagi bersusah payah mati-matian terus memperbaiki, terus mencoba, terus berdo’a.
Bukankah hanya karena sudah mendaptkan satu misi hidup yang diinginkan lantas kita lebih memlilih untuk berhenti. Merasa puas atas apa yang kita dapatkan.
Padahal, sungguh ada banyak sekali misi lain yang harus kau tempuh. Mungkin saat ini belum kau temukan misi yang lain. Tetapi kelak, misi itu akan kau temui ketika kau sudah meraih misi hidup yang satu. Satu-persatu misi itu akan muncul. Menyadarkanmu bahwa hidup akan terus berlari, akan terus ada bnyak hal yang harus kau selesaikan. Itulah mengapa kau harus tetap berlalri meskipun kau sudah melalui garis finish. Karena kau masih harus terus menuntaskan lap-lap yang lain. Kau akan masuk ke lap kedua, ketiga, keempat, berikutnya, berikutnya, dan berikutnya. Hingga pada akhirnya kau benar-benar mengakhiri putaran larimu dan berakhir pada garis finish.
Maka, sesekali, biarlah orang melihatmu seperti banteng terluka. Menyeruduk semua usaha dan pengorbanan yang orang lain mustahil untuk dilakukan. Meskipun banyak pula orang yang memanggilmu gila, tetapi kau harus tetap kuat untuk berkarya. Satu-persatu semua misi hidup akan kau lalui dan semua kepuasan akan kau dapati. Hingga kelak kau dapati dirimu bagaikan bintang yang siap menerangi kala kegelapan malam. Hingga orang lain yang semula memandangmu gila kini ikut berbahagia.
Duhai kawan, teruslah menjadi perantau ragawi dan rohani hingga kau benar-benar merasa puas. Teruslah tetap berlari menderap langkah hingga kau yankin suatu saat akan sampai. Sampai pada misi hidupmu yang paling akhir yang mulai kau jalankan paling awal. Menjadi seorang Hamba-Nya yang taat-yang tetap menghamba dan mengabdi dengan sepenuh hati. Juga seorang pengejar tanda-tanda kuasa-Nya yang masih bertebaran di bawah tudung langit.
Duhai kawan, jangan terlalu mudah merasa puas. Karena mungkin saja, kita akan merasa lebih puas lagi. Entah di usaha yang kita perjuangkan. Entah di lain kesempatan yang kita jalankan. Barangkali disana ada kepuasan-kepuasan lain yang jauh lebih baik, baik , dan baik.
Maka, jika engkau ditanya apakah sekarang engkau merasa puas?. jawabannya adalah Ya. Tapi mungkin kita bisa jauh lebih puas lagi saat mencoba untuk keluar dari zona kepuasan yang satu dan kemudian masuk dalam zona pencapaian misi yang lain. Mungkin kita akan merasa lebih puas lagi saat terus mencoba hal-hal yang lebih hebat.
Duhai kawan, sungguh jangan merasa terlalu cepat puas. Tetaplah meraih misi hidupmu yang lain, hingga kau mendapatkan kemuliaan dan keridhoan-Nya. Tetaplah berjuang menjadi hamba-Nya yang bermanfaat. Khairunnas anfa’uhum linnas.

Potret Kata Designed by Templateism | MyBloggerLab Copyright © 2014

Gambar tema oleh richcano. Diberdayakan oleh Blogger.